Hidup Sehat dengan Makanan Fermentasi

Hidup Sehat dengan Makanan Fermentasi - Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Hidup Sehat dengan Makanan Fermentasi – Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Alami.idHidup Sehat dengan Makanan Fermentasi. Anda pasti sudah kenal dengan tempe, salah satu makanan harian dan tradisional masyarakat Indonesia yang merupakan hasil fermentasi. Konon sejarahnya, tempe dibuat saat rakyat Indonesia dalam masa penjajahan berabad-abad lalu. Mereka harus memutar akal agar tidak lapar. Singkat cerita, mereka menemukan bahwa kedelai yang difermentasi dengan jenis ragi tertentu dapat berfungsi sebagai penangkal beberapa penyakit pencernaan dan terasa lebih enak jika dikonsumsi.

Selain tempe, dunia sudah mengenal berbagai macam jenis makanan hasil fermentasi dan cara membuatnya, seperti miso dari Jepang, yoghurt dan kefir dari negara-negara barat, sauerkraut (daun kol hasil fermentasi) dari Jerman, dan masih banyak lagi.  Fermentasi telah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai salah satu cara membuat rasa makanan menjadi lebih enak serta lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Manfaat Makanan Fermentasi

Proses fermentasi mengubah zat-zat rumit yang terdapat di dalam makanan menjadi lebih sederhana dan mudah dicerna oleh tubuh. Efek tambahan dari proses ini adalah fungsi anti infeksi yang dihasilkan oleh organisme probiotik di dalamnya. Organisme ini telah diteliti dapat membantu memperbaiki fungsi tubuh seperti di saluran cerna serta saluran reproduksi wanita. Penelitian menunjukkan probiotik mampu berfungsi sebagai:

  • Penunjang sistem pencernaan
  • Penunjang sistem imun
  • Mengurangi risiko alergi makanan
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Berfungsi sebagai anti oksidan
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker.

Organisme probiotik saat ini banyak dikembangkan oleh produsen obat-obatan dan diperjual belikan sebagai suplemen probiotik. Saran kami, anda sebaiknya membuat sendiri makanan fermentasi anda di rumah, sehingga manfaat yang anda dapatkan berlipat ganda. Tidak hanya terbatas pada organisme probiotik saja, tetapi anda juga mendapatkan kandungan nutrisi penting lainnya.

Makanan Sehat Fermentasi

Contoh makanan fermentasi yang dapat anda buat sendiri di rumah adalah sebagai berikut:

  1. Kombucha: merupakan minuman fermentasi yang rasanya manis dan berbau tajam. Minuman ini dibuat dengan mencampur seduhan daun the hitam atau hijau, gula dan kultur kombucha (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY)). Hasil campuran lalu ditutup rapat dan dibiarkan berada di suhu ruang selama 1-2 minggu. Hasil akhirnya adalah minuman dengan rasa manis dan dipenuhi nutrisi seperti, probiotik penunjang pencernaan, vitamin B, asam amino esensial, asam glukoronat, asam laktat, dan masih banyak lagi.
  1. Fermentasi Sayuran: Sayuran seperti wortel, daun kol, dan bit dapat dibuat fermentasi menggunakan whey cair murni dan garam lalu dibiarkan selama 1-2 minggu di suhu ruang. Kandungan di dalamnya mampu menunjang system pencernaan yang lemah, mengatasi sembelit, rasa tidak nyaman pada lambung bayi, dan sebagainya.
  1. Yoghurt: Anda bisa membuat yoghurt sendiri di rumah menggunakan susu sapi terbaik yang tersedia. Yoghurt bermanfaat karena mengandung kalsium, protein serta magnesium yang tinggi disertai probiotik dan berbagai jenis mikronutrien lainnya, terutama jika dibuat dari susu sapi segar dari sapi pemakan rumput.
  1. Kefir: Anda dapat membuat Kefir dari air atau susu. Kefir dibuat dengan kultur dari biji kefir yang merupakan koloni jamur dan bakteri baik, dicampur dengan air atau susu. Kefir banyak mengandung vitamin B, vitamin E dan protein.

Demikian ulasan mengenai makanan fermentasi dan manfaatnya untuk kesehatan. Kini, kita mengetahui bahwa tidak sulit mendapatkan makanan yang penuh dengan nutrisi, bahkan kita bisa membuatnya sendiri di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *